Titik
Akan kusampaikan di awal. Aku tidak bisa melanjutkan judul tulisan ini. Aku salah menilai. Perasaan ini terpendam selama bertahun-tahun. Dianggap usai dengan permasalahan ini. Ternyata tidak seusai itu. Bahkan yang yang belum tuntas. Dan saat ini tidak mungkin akan tuntas begitu saja. Kusarankan sedikit membuka ruangan kosong untuk menaruh ikhlas disana. Hal-hal yang belum usai itu diharusnya dimuseumkan. Bukan terpendam menjadi trauma. Dan pasti akan meledak di waktu yang tidak tepat, seperti bom waktu. Menghitung sepersekian detik dengan sangat lama. Amat sangat melelahkan.
Harapan demi harapan telah hanyut. Hanya menjadi buih yang tidak lama akan meletup hilang. Akankah ini akan bertahan lama. Atau menjadi tragedi yang enggan untuk diulang kembali. Ternyata manusia hanya bisa berencana. Sementara yang bisa melanjutkan kesukseksan sempurna hanyalan dari ridho-Nya. Aku belum memutuskan untuk sebuah ikhlas itu. Banyak hal yang harus diraih. Akan sangat membanggakan bila bisa meraihnya sebelum usai. Namun kini hanya bisa merelarakn sesuatu yang sudah terjadi. Bertahan tidak akan membuatku hidup. Tapi terus tergerogoti dengan harapan yang sudah hangus.
Aku tidak menyesalinya. Tapi aku kecewa akan sesuatu yang terjadi. Aku tidak menyesali perbuatanku secara sepihak. Apa yang ku lakukan sudah kuusahakan dengan baik. Namun nyatanya, hasil tidak memihak kepada ku saat ini. Menunggu. bukan sesuatu yang perlu ditunggu. Lalu apa lagi yang harus dinanti. Semua hal sudah tidak pada porosnya. Begitu juga denganku. Aku ingin mencari ketenangan ku kembali seperti sedia kala. Tidak mudah menyerah dalam mendapatkan sesuatu. Begitu juga dengan mimpi. Aku tidak akan berhenti dan berdiam diri di titik yang sama. Harus ada perubahan setiap tahunnya. Harus menjadi lebih baik.
Kata-kata ku terkesan menggurui. Iya benar. Kata-kata ku saat ini adalah guru terbaik ku dimasa depan. Aku ingin menjadi apa yang kutulis. Aku ingin mendapatkan buah hasil dari setiap ungkapan baik jemariku. Aku tidak akan menyia-nyiakan hidupku dengan menunggu hal yang tak pasti. Akan ku ungkap satu-persatu hal yang belum pasti. Akan kuselidiki semuanya sendiri. Berkata pada diri untuk jangan lengah menganggap sesuatu hal sepele. Itu juga akan menghanyutkanku sedikit demi sedikit.

Comments
Post a Comment